Malam hari di SPBU Malang diantara bis 7 dan bis 5 di depan
toko La Caffee . Denafa menyaksikan
bintang-bintang yang bersinar terang. Ia menggenggam sekotak hadiah yang
berisi bracelet pemberian dari seseorang
yang dia sayang . Dan menuju tempat dimana bertemunya Dion dan Denafa. Langkah
demi langkahnya yang pasti menuju
kedalam kebahagiaan. Tak lama kemudian, sosok orang yang dia sayang muncul
dengan senyuman yang membuat hatinya bahagia. Semakin dekat- semakin nyata orang
itu. Ialah Dion. Dion yang Denafa sayang. Dion yang ingin membahagiakan Denafa.
Dion yang sering memberi semangat Denafa. Angin semilir berhembus
yang defana rasakan, saat ia tatap muka dengan seseorang yang dia
sayang. Saat itu juga Dion memegang lembut wajah Denafa . Denafa seakan terpaku
dengan kelakuan Dion yang menunjukkan bahwa ia sangat mencintai Denafa. Pelan-pelan Dion membuka mulut untuk mengucapkan suatu
kata kepastian dalam sebuah hubungan. “Maukah km jdi pacarku Denafa? Aku sayang
kamu denafa J “
Saat kata itu terucap hanya ada satu jawaban dalam pikiran denafa “iya aku mau
jadi pacar kamu “ dengan keyakinan ia mengucapkan nya dengan penuh kebahagiaan.
Lalu dion memberinya sebuah barcelet yang dipasang di tangan kiri denafa. Denafa
berjanji tidak akan menghilangkan barcelet itu. disaat itu pun dion dan Denafa
resmi menjadi pasangan yang romantis.. dan disaat itu juga, di kota Malang,
Dion dan Denafa menulis di sebuah batu di dekat cafe tanggal jadian mereka.
Senin, 15 September 2014
Senin, 25 Agustus 2014
~BACK AGAIN~
Come save me, come save me
Remember, inside your drawer
Remember, inside your wallet
The traces that I left behind
Engrave them without leaving anything out
reminisce, inside that photo
Inside that space that remains
So that all of my scent, all of my breath
Won’t disappear
Please don’t lose me
Like the spring wind that passed over me
Can you save, can you save me
Like the past scent of the many days
That passed over me
Can you save Can you save me
(Save me)
Save me
Come back, I want you back back back back back
Back back back back back
Don’t place our memories in time
Come back, I want you back back back back back
Back back back back back
I’ll wait for you, as I remain here, turned around
I say save me
(Save)
Can you save me
I think of each memory that I should forget
Season after season
I want you back in my arms
Please don’t lose me
Like the spring wind that passed over me
Can you save, can you save me
Like the past scent of the many days
That passed over me
Can you save Can you save me
Don’t place me in time
Don’t try to reminisce me
Please please please
Don’t erase a single bit of me
Come back, I want you back back back back back
Back back back back back
Don’t place our memories in time
Remember, inside your drawer
Remember, inside your wallet
The traces that I left behind
Engrave them without leaving anything out
reminisce, inside that photo
Inside that space that remains
So that all of my scent, all of my breath
Won’t disappear
Please don’t lose me
Like the spring wind that passed over me
Can you save, can you save me
Like the past scent of the many days
That passed over me
Can you save Can you save me
(Save me)
Save me
Come back, I want you back back back back back
Back back back back back
Don’t place our memories in time
Come back, I want you back back back back back
Back back back back back
I’ll wait for you, as I remain here, turned around
I say save me
(Save)
Can you save me
I think of each memory that I should forget
Season after season
I want you back in my arms
Please don’t lose me
Like the spring wind that passed over me
Can you save, can you save me
Like the past scent of the many days
That passed over me
Can you save Can you save me
Don’t place me in time
Don’t try to reminisce me
Please please please
Don’t erase a single bit of me
Come back, I want you back back back back back
Back back back back back
Don’t place our memories in time
Langganan:
Postingan (Atom)










